He he jumpa lagi dengan saya dengan sobat semua, apa kabarnya nih sobat semua ? sehat dan bahagian bukan ?. Kita akan mencoba mengupas masalah Berapa Gram Micin Sehari Aman Untuk Dikonsumsi/Dimakan Dan Bagaimana Proses Fermentasinya."
Source : http://timur-mas.blogspot.com/2012/09/cara-pembuatan-bumbu-masak-sebangsa.html
Bumbu masak penyedap rasa sudah tidak asing lagi di Indonesia ini , kira-kira dikenal sejak sebelum tahun 1970 , tapi banyak yang belum tahu bagaimana cara membuatnya atau cara memproduksinya .
Kebetulan saya sendiri pelaku produksi sebuah pabrik bumbu penyedap rasa .
Prosesnya melalui beberapa tahapan diantaranya :
1 . Proses pembenihan :
Proses pembuatan penyedap rasa Vitsin/Micin adalah secara Fermentasi atau peragian . Misalnya kita membuat tempe menggumakan ragi , kita membuat tape menggunakan ragi dan lain-lain . Tapi disini proses pembuatan penyedap rasa dengan menggunakan BACTERI .Bacteri bukan bacil . Bacteri ini seperti halnya machluk yang bernyawa dia membutuhkan makan , kondisi temperatur 37 derajat celsius .Sekarang kita persiapkan tempat makananya ,yaitu testtube atau tabung reaksi dan kapas . Botol test tube kita cuci bersih kemudian dimasukkan oven temperatur diatas 100 derajat celcius ,kita ambil dan didinginkan ,Kita ambil kapas dibentuk sepert bola ditutupkan pada test tube dengan kepala bundar . Kita persiapkan sebanyak 50 buah . Kemudian dimasukkan oven dengan temperatur 250 derajat celcius , kalau warna kapas sudah coklat seperti warna bulu garangan ( fox colour ) dikeluarkan dari oven .Tahap persiapan tempat makanan atau meddium sudah selesai , dilanjutkan pembuatan bahan makanan .
Proses pembuatan penyedap rasa Vitsin/Micin adalah secara Fermentasi atau peragian . Misalnya kita membuat tempe menggumakan ragi , kita membuat tape menggunakan ragi dan lain-lain . Tapi disini proses pembuatan penyedap rasa dengan menggunakan BACTERI .Bacteri bukan bacil . Bacteri ini seperti halnya machluk yang bernyawa dia membutuhkan makan , kondisi temperatur 37 derajat celsius .Sekarang kita persiapkan tempat makananya ,yaitu testtube atau tabung reaksi dan kapas . Botol test tube kita cuci bersih kemudian dimasukkan oven temperatur diatas 100 derajat celcius ,kita ambil dan didinginkan ,Kita ambil kapas dibentuk sepert bola ditutupkan pada test tube dengan kepala bundar . Kita persiapkan sebanyak 50 buah . Kemudian dimasukkan oven dengan temperatur 250 derajat celcius , kalau warna kapas sudah coklat seperti warna bulu garangan ( fox colour ) dikeluarkan dari oven .Tahap persiapan tempat makanan atau meddium sudah selesai , dilanjutkan pembuatan bahan makanan .
Bahan-bahan : � agar-agar
� glucose
� polly pepton
� meat extract
� NaCl
� vitamin B1
Bahan-bahan tersebut kita larutkan kedalam satu liter air murni ,ditutup aluminium foil kemudian dikukus dengan steam ( autoclave ) dengan temperatur 115 derajat celcius selama 15 menit , diangkat langsung diinjeksikan 15 ml setiap test tubenya , kalau lama sedikit bubur akan mengental . Test tube yang sudah terisi makan tadi ditutup cotton plug nya ,kita tutup lagi dengan aluminium foil , dimasukkan alat pengukus ( auto clave ) dengan temperatur 115 derajat celcius selama 15 menit . Kita keluarkan kemudian kita letakkan yang tadinya posisi test tube tegak berdiri , sekarang dalam posisi kemiringan kurang lebih 15 � 20 derajat . ditiriskan selama dua hari .
� glucose
� polly pepton
� meat extract
� NaCl
� vitamin B1
Bahan-bahan tersebut kita larutkan kedalam satu liter air murni ,ditutup aluminium foil kemudian dikukus dengan steam ( autoclave ) dengan temperatur 115 derajat celcius selama 15 menit , diangkat langsung diinjeksikan 15 ml setiap test tubenya , kalau lama sedikit bubur akan mengental . Test tube yang sudah terisi makan tadi ditutup cotton plug nya ,kita tutup lagi dengan aluminium foil , dimasukkan alat pengukus ( auto clave ) dengan temperatur 115 derajat celcius selama 15 menit . Kita keluarkan kemudian kita letakkan yang tadinya posisi test tube tegak berdiri , sekarang dalam posisi kemiringan kurang lebih 15 � 20 derajat . ditiriskan selama dua hari .
Persiapan tempat dan makanan tahap selanjutnya yaitu Roux Flash , bentu botol ini adalah sisinya rata dengan leher , sebelahnya cembung rata jadi nantinya bisa ditidurkan rata dengan meja , bda kan dengan test tube tadi tidurnya dengan miring .Cara persiapannya sama , komposisi bahan makanan sama cuma isi buburnya 50 ml .
PEMBIAKAN BACTERI TAHAP A :untuk pembiakan tahap A ini pembiakan bacteri pada medium test tube . Medium test tube yang telah ditiriskan ( di angin-angin ) selama 2 � 3 hari dicek satu persatu apakah terkontaminasi oleh microorganisme lain , misalnya jamur , kalau memang ada medium ada bintik-bintiknya istilahnya spora , yang terkontaminasi disisihkan , yang tidak terkontaminasi diambil dimasukkan ruang pendingin dengan temperatur 10 derajat celcius tentunya harus steril .Begitu juga pelakuan yang sama untuk medium Roux Flash .
Pembiakan bacteri tahap kita mulai , sebelumnya kita persiapkan sticknya yaitu suatu alat yang sambungannya adalah kawat platina ujungnya lubang bulat . Marilah kita imajinasi sebentar tentang alat ini ,stick ini diameternya kira-kira 4 m/m panjangnya kurang lebih 20 cm disambung kawat platina tadi yang panjangnya kira-kira 5 cm , semacam obeng set peralatan electronica , kalau kitanya mau ganti obeng yang lain kan obengnya kita masukkan batabg obeng , supaya kuat kan penjepitnya kita putar kencang agar kuat , nah kira-kira seperti itu .
Kembali ke pembiakan bacteri , semua perlengkapan dimasukkan kedalam ruang steril , ruangan inkubator , ruangan pembenihan , ruangan baju semua kita semprot dengan cairan steril yaitu Hyamin , lampu bolam kita matikan ganti lampu steril ultra fiolet . Kita tinggalkan ruangan selama 30 menit .Oh ya AC juga mati karena AC nya kusus untuk ruang pembenihan .Setelah 30 menit kita ambil dulu BACTERI INDUK dari frezer satu test tube . Masuk ruang pertama ganti sandal , ganti baju putuh , topi putih , masker , wah layaknya dokter bedah .Masuk ruang ke dua berhenti beberapa saatsupaya lebih steril ,kemudian masuk keruang operasi .Tangan kita cuci dengan hyamin kiat lap dengan handuk steril , didalam sini ada semacam etalage yang pintunya buka naik turun , didalam etalage ini sudah siap medium test tube . Bismillah hirohmanirrohim kita mulai bedah kandungan , ehh� pembenihan . Kita nyalakna api bunsen , kita bakar kawat platina tadi . Cara pegangnya bagaimana pak , pangkal stick kita jepit antara ibu jari dan jari telunjuk , jari tengah menahan stick , coba praktekkan . Kawat panas membara tadi harus secara cepat masuk keruangan etalage jangan sampai bara api mati diluar . Jari kelingking dan telapak tangan menjepit cotton plug memutar keluar jangan sampai jatuh , kawat didinginkan pada medium kosong , ditutup lagi , kita buka medium induk yang ada bacterinya dengan cara yang sama , bacteri kita ambil dengan ujung kawat yang bulat , medium induk ditutup lagi kemudian kita buka bedium kosong bakteri ditanam dengan cara menggetarkan tangan sampai larut kemudian kita tutup lagi. Perlu diketahui bubur medium bila dingin ada embunnya , jadi bacteri bisa larut , Kemudian kita ratakan keseluruh permukaan medium .Begitu seterusnya setiap pada medium baru kwat harus dibakar lebih dahulu sampai selesai . Setelah selesai semuanya bacteri baru tadi test tubenya kita kasih label , bacteri jeis apa , keturunan keberapa , tanggal berapa penananmannya . Terachir kita masukkan incubator dengan tenperatur 37 derajat celcius .Nah sampai disini pembiakan tahap A . Alhamdulillahirabbilalamin .
Setelah 2-3 hari kita ceck bagaimana pertumbuhan bacteri baru tadi , apakah terkontaminasi apa tidak , yangterkontaminasi disisihkan dan yang bagus satu persatu bagian atas yaitu cotton plug dibungkus aluminium foil kemudian dimasukkan kedalam freezer dengan temperatur � 10 derajat celcius .Sampai disinini pembenihan tahap A .
Pembiakan bacteri tahap kita mulai , sebelumnya kita persiapkan sticknya yaitu suatu alat yang sambungannya adalah kawat platina ujungnya lubang bulat . Marilah kita imajinasi sebentar tentang alat ini ,stick ini diameternya kira-kira 4 m/m panjangnya kurang lebih 20 cm disambung kawat platina tadi yang panjangnya kira-kira 5 cm , semacam obeng set peralatan electronica , kalau kitanya mau ganti obeng yang lain kan obengnya kita masukkan batabg obeng , supaya kuat kan penjepitnya kita putar kencang agar kuat , nah kira-kira seperti itu .
Kembali ke pembiakan bacteri , semua perlengkapan dimasukkan kedalam ruang steril , ruangan inkubator , ruangan pembenihan , ruangan baju semua kita semprot dengan cairan steril yaitu Hyamin , lampu bolam kita matikan ganti lampu steril ultra fiolet . Kita tinggalkan ruangan selama 30 menit .Oh ya AC juga mati karena AC nya kusus untuk ruang pembenihan .Setelah 30 menit kita ambil dulu BACTERI INDUK dari frezer satu test tube . Masuk ruang pertama ganti sandal , ganti baju putuh , topi putih , masker , wah layaknya dokter bedah .Masuk ruang ke dua berhenti beberapa saatsupaya lebih steril ,kemudian masuk keruang operasi .Tangan kita cuci dengan hyamin kiat lap dengan handuk steril , didalam sini ada semacam etalage yang pintunya buka naik turun , didalam etalage ini sudah siap medium test tube . Bismillah hirohmanirrohim kita mulai bedah kandungan , ehh� pembenihan . Kita nyalakna api bunsen , kita bakar kawat platina tadi . Cara pegangnya bagaimana pak , pangkal stick kita jepit antara ibu jari dan jari telunjuk , jari tengah menahan stick , coba praktekkan . Kawat panas membara tadi harus secara cepat masuk keruangan etalage jangan sampai bara api mati diluar . Jari kelingking dan telapak tangan menjepit cotton plug memutar keluar jangan sampai jatuh , kawat didinginkan pada medium kosong , ditutup lagi , kita buka medium induk yang ada bacterinya dengan cara yang sama , bacteri kita ambil dengan ujung kawat yang bulat , medium induk ditutup lagi kemudian kita buka bedium kosong bakteri ditanam dengan cara menggetarkan tangan sampai larut kemudian kita tutup lagi. Perlu diketahui bubur medium bila dingin ada embunnya , jadi bacteri bisa larut , Kemudian kita ratakan keseluruh permukaan medium .Begitu seterusnya setiap pada medium baru kwat harus dibakar lebih dahulu sampai selesai . Setelah selesai semuanya bacteri baru tadi test tubenya kita kasih label , bacteri jeis apa , keturunan keberapa , tanggal berapa penananmannya . Terachir kita masukkan incubator dengan tenperatur 37 derajat celcius .Nah sampai disini pembiakan tahap A . Alhamdulillahirabbilalamin .
Setelah 2-3 hari kita ceck bagaimana pertumbuhan bacteri baru tadi , apakah terkontaminasi apa tidak , yangterkontaminasi disisihkan dan yang bagus satu persatu bagian atas yaitu cotton plug dibungkus aluminium foil kemudian dimasukkan kedalam freezer dengan temperatur � 10 derajat celcius .Sampai disinini pembenihan tahap A .
PERSIAPAN TAHAP B :
Setelah selesai prosess persiapan tahap A , kita persiapkan tahap B .Umur bacteri dalam freezer minimum satu minggu .
Kita persiapkan botol gelas bulat dengan leher panjang ditutup dengan kapas seperti kita membuat tutup test tube dan roux flash , botol tadi diisi dengan air murni ,ditutup cotton plug , ditutup aluminium foil , dikukus dalam autoclave , langsung didinginkan dalam box perbenihan diruang steril .
Setelah selesai prosess persiapan tahap A , kita persiapkan tahap B .Umur bacteri dalam freezer minimum satu minggu .
Kita persiapkan botol gelas bulat dengan leher panjang ditutup dengan kapas seperti kita membuat tutup test tube dan roux flash , botol tadi diisi dengan air murni ,ditutup cotton plug , ditutup aluminium foil , dikukus dalam autoclave , langsung didinginkan dalam box perbenihan diruang steril .
2 .Proses pembiakan awal .
3 proses pebuatan gula cair
4 .Proses Fermentasi .
5 , Proses pembuatan asam glutamad kristal
6 . Proses produk achir yaitu Vitsin / Micin .
"Source : http://timur-mas.blogspot.com/2012/09/cara-pembuatan-bumbu-masak-sebangsa.html
         Demikianlah kupsan kita tentang Berapa Gram Micin Sehari Aman Untuk Dikonsumsi/Dimakan Dan Bagaimana Proses Fermentasinya ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca. Saya mohon maaf apabila ada kesalahan ejaan dalam penulisan kata dan kalimat yang kurang jelas, dimengerti, dan lugas.Karena saya hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan Dan saya juga sangat mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca. Sekian penutup dari saya semoga dapat diterima di hati dan saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
0 Komentar untuk "Berapa Gram Micin Sehari Aman Untuk Dikonsumsi/Dimakan Dan Bagaimana Proses Fermentasinya"